Sandiaga Uno Resmikan Wakafpreneur Bersama OK OCE Kemanusiaan


Depok, Jawa Barat – Wakaf adalah salah satu instrumen dalam beramal dengan menghibahkan harta yang bernilai tetap, tidak boleh berkurang, tidak boleh habis, yang manfaatnya untuk kemaslahatan umat. Definisi berwakaf secara umum adalah memberikan sebagian dari harta kita untuk kepentingan umum.

Undang-undang Republik Indonesia no. 41 tahun 2004 menyebutkan bahwa pemakaian wakaf harus sesuai dengan tujuan yang telah disepakati, misalnya untuk mendirikan bangunan tempat ibadah, atau kepentingan lain yang berhubungan dengan ibadah atau kepentingan agama.

Sandiaga Uno, Menparekraf RI yang juga Founder OK OCE, mengatakan Wakaf adalah salah satu instrumen dalam beramal dengan menghibahkan harta yang bernilai tetap, tidak boleh berkurang, tidak boleh habis, yang manfaatnya untuk kemaslahatan umat.

“Alhamdulillah Yayasan OK OCE Sosial Kemanusiaan saat ini telah resmi menjadi Inkubator Nazir Wakaf dari Nazir Yayasan Hasanah Jariyah Indonesia (YHJI) dimana saat ini sudah bisa mengumpulkan dan mengelola Dana Wakaf,” ungkapnya dalam video saat kegiatan sosialisai dan launching wakafpreneur oleh OK OCE Kemanusiaan, Sabtu, 22 Januari 2022, Kinasih Resort, Depok. Hadirnya Wakafpreneur menjadi Solusi Penciptaan Lapangan Kerja Seluas-luasnya untuk Membantu Pemulihan Ekonomi Bangsa.

Roy Renwarin, Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia, mengatakan, “Apakah wakaf bisa menanggulangi kemiskinan? Kalau kita mau menanggulangi kemiskinan maka dengan Zakat, Infaq, Shadaqoh, bantuan berupa pangan, sandang, papan. Ini hanya menanggulangi, bukan mengentaskan. Kalau mengentaskan kita harus jangka panjang, orang tersebut keluar dari kemiskinan jika kita menggunakan Wakaf (Dana Abadi) yang hasilnya dapat jangka panjang,”.

Salman Khabibi, Ketua OK OCE Kemanusiaan menambahkan, dengan adanya kegiatan ini OK OCE Kemanusiaan secara resmi telah menjadi inkubator Nazir Wakaf yang sudah dapat mengumpulkan dan mengelola dana wakaf.

Tidak hanya Launching dan Sosialisasi Wakafpreneur, Konsolidasi Program Kerja bersama Anggota OK OCE pun juga dilaksanakan.

Dalam kegiatan tersebut, Indra Uno, Founder yang juga Ketua Dewan Pembina OK OCE, mengatakan bahwa gerakan OK OCE sifatnya inklusif, terbuka keluar terbuka kedalam, artinya tidak ekslusif. “Semoga 2022 pertumbuhannya lebih luas lagi, bukan hanya keberadaannya saja. OK OCE diharapkan ke depannya nanti banyak perwakilan di daerah-daerah lainnya di pulau Jawa, lengkap dengan nama dan nomor telepon yang dapat dihubungi, “ ungkap Indra.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi, Ketua OK OCE Kemanusiaan, Salman Khabibi serta beberapa komunitas penggerak OK OCE berbagai daerah. Selain launching Wakafpreneur,dalam kegiatan ini juga dilakukan konsolidasi program kerja OK OCE 2022.

Selain itu, Gemala Hayati, Direktur Operasional Millajunior dan Fatmalia nur Kholifa, Marketing Eresto juga turut hadir mengisi kegiatan memberikan wawasan baru terhadap peserta yang hadir, khususnya optimasi dalam penjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.