Tandatangi MOU Antara OK OCE Bersama Kotawaringin Barat, Sandiaga : Gercep, Geber, Gaspol!

Kotawaringin Barat- Kegiatan Ngopi atau Ngobrol Penuh Inspirasi yang diselenggarakan komunitas penggerak OK OCE, yakni OK OCE Forever Kotawaringin  Barat sukses diadakan pada Kamis, 30 September 2021 kemarin.  Kegiatan Ngopi bareng Sandiaga Uno bersama Bupati Kotawaringin Barat via virtual ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kobar dihadiri oleh 500 lebih peserta dari beberapa instansi terkait dan pelaku usaha.Dengan mengangkat  tema “ The Best Destination Of Borneo Indonesia”. Melalui optimalisasi sumber daya dan produktifitas pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif UMKM di Kabupaten Kotawaringin Barat, diharapkan dapat mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut,  Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah  menyampaikan  gambaran umum geografis, ekosistem flora dan fauna serta destinasi pariwisata yang ada Kotawaringin Barat. Nurhidayah mengatakan destinasi pariwisata unggulan di Kotawaringin Barat adalah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang menjadi sasaran utama wisatawan mancanegara terutama dari benua Eropa.

“Menurut data tahun 2019 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kotawaringin Barat sekitar 14 ribu, namun setelah pandemi mengalami penurunan sampai 90% sehingga membawa dampak pada sektor usaha” ungkapnya.

Pemerintah Daerah sendiri selalu mensupport dengan kebijakan dan pendampingan untuk sektor wisata dan pelaku usahanya, dan kepada Sandiaga Uno, Menparekraf RI, Nurhidayah juga menyampaikan kendala serta berharap kepada Menteri untuk memberikan dukungan.

Sandiaga menjelaskan bahwa Parekraf sendiri menyiapkan beberapa program,  diantaranya program bangga Indonesia. Sandiaga menambahka, saat ini  perlu dilakukan pengembangan ekonomi kreatif melalui dunia digital dan gerakan 3G. Gerakan  3G yang dilakukan untuk menyelamatkan pariwisata.

“Indonesia di tengah pandemi Covid-19. 3G tersebut adalah  gerak cepat (gercep), gerak bersama (geber), dan gaspol atau menggarap semua potensi yang ada. Gercep karena  tidak punya banyak waktu, geber gerak bersama, ga bisa gerak sendiri-sendiri, dan yang  terakhir gaspol adalah menggarap semua potensi agar bisa bertahan dan membangkitkan ekonomi”.

Sandi menjelaskan 3G merupakan pelengkap dari 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dan 3T (testing, tracing dan treatment). Menurutnya, penerapan protokol kesehatan saja tanpa dibarengi dengan kiat seperti 3G tidak akan cukup untuk memulihkan perekonomian.

Sementara itu, selain Bupati Kotawaringin Barat, Ketua OK OCE Forever, Esti Ginting juga mengatakan bahwa OK OCE Froever merupakan komunitas penggerak OK OCE yang memiliki misi menciptakan lapangan kerja berbasis kewirausahaan sosial dan  digital, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan social, membantu umkm untuk naik kelas. Hal ini senada dengan misi dari gerakan social OK OCE.

Hadir juga Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi, yang mengatakan bahwa OK OCE merupakan payung gerakan dengan adanya OK OCE Forever.

Untuk memperluas penciptaan lapangan kerja, OK OCE Indonesia menandatangin langsung di depan Founder yang sekaligus Menparekraf RI, MOU antara OK OCE  dengan Bupati Kotawaringin barat untuk membantu para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kotawaringin barat. Diharapkan dengan adanya kerjasama ini dapat lebih berkembang dengan penggerak OK OCE Forever yang akan aktif bergerak membantu dan mendampingi para anggota UMKM di Kotawaringin barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.