Tumbuhkan Kesadaran Wirausaha, OK OCE Berikan Pembekalan Kewirausahaan di SMKN 70 Jakarta

Jakarta – Di tengah semangat memajukan ekonomi dan mengurangi tingkat pengangguran, OK OCE Indonesia terus menjadi pilar penting dalam memberikan pendampingan kewirausahaan pada generasi muda.

Terbaru, OK OCE menggelar kelas umum bertemakan Pendampingan Kelompok Kewirausahaan (PKK) di SMKN 70 Jakarta Timur pada Rabu, (29/11/2023). Acara ini dihadiri langsung oleh Seftyana Fajar Kusuma, selaku Manajer Direktorat Pendidikan OK OCE sekaligus berperan sebagai pemateri.

Baca Juga: Dukung UMKM Naik Kelas, OK OCE Gelar Pelatihan Foto Produk Menggunakan Handphone

Sebanyak lebih dari 40 siswa/siswi berlatar belakang Kejuruan Tata Boga hingga Perhotelan turut mengikuti kelas umum pendampingan kewirausahaan ini. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi, sesi pagi bertema “Dasar Pemasaran Produk” dan sesi siang bertema “Dasar Media Sosial UMKM”.

Dengan adanya kelas pendampingan ini, diharapkan siswa/siswi bisa mengadopsi edukasi tersebut di dalam praktik kejuruan yang sudah dilakukan, yaitu membuat dan memasarkan produk masing-masing. Adapun produk-produk yang sudah dijual antaranya Mango Sticky Rice, Chicken Katsu, Mochi, Donat Kentang Topping dan lain-lain.

Pada kelas “Dasar Pemasaran Produk”, diberikan materi mengenai dasar-dasar pemasaran yang penting untuk diperhatikan seperti physical evidence atau bukti fisik berupa logo, kemasan, website, tester produk dan lainnya. Hal-hal tersebut berguna untuk memberikan gambaran produk untuk pembeli.

Baca Juga: Penandatanganan Kerja Sama OK OCE Indonesia dengan ESMEA: Tingkatkan Pendampingan Wirausaha di Eropa

Sedangkan dalam promosi, tidak hanya potongan harga yang penting, namun juga memberikan banyak berbagai tipe promosi untuk pembeli seperti Beli 3 Gratis 1 hingga Games Huruf Depan. Pentingnya dalam promosi menggunakan kata-kata yang menarik agar pelanggan datang untuk bertanya tentang produk hingga Beli.

“Harapannya kalian bisa memasarkan dan mempromosikan produk-produk kalian dengan baik agar bisa bersaing di pasaran,” ucap Seftyana selaku pemateri dalam kelas umum.

Tak hanya pemasaran dan promosi, segmentasi pasar dapat mempengaruhi bisnis, karena jika segmentasi pemasaran tidak tepat maka akan menurunkan produktivitas hasilnya. Contohnya seperti produk lansia tidak mungkin dijual ke kalangan anak remaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *